Selasa, 7 Februari 2023

Gubernur Jatim Pastikan Jalur Evakuasi Semeru Telah Disiapkan

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Awan Panas Guguran Gunung Semeru di Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (4/12/2022). Foto: BNPB

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur (Jatim) memastikan jalur evakuasi bagi warga di titik-titik terdekat wilayah Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, telah disiapkan sehingga diimbau tidak perlu panik.

“Saya mohon agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan tidak melakukan aktifitas apapun dan tidak panik. Saat ini utamakan keselamatan, evakuasi diri terlebih dahulu. Tolong, karena saat ini aktivitas Semeru meningkat. Segera cari dan evakuasi diri agar aman dan selamat,” tuturnya melalui keterangan tertulis di Surabaya, Minggu (4/12/2022) malam dikutip Antara.

Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Semeru Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (PVMBG ESDM), tinggi kolom abu teramati kurang lebih 1500 meter di atas puncak atau 5176 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

Khofifah mengungkapkan, dengan status itu masyarakat dilarang melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

“Penanganan bencana Gunung Semeru menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Jatim, utamanya dalam evakuasi para korban terdampak, termasuk diantaranya kebutuhan para pengungsi,” ujarnya.

Gubernur Jatim itu memastikan Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim sudah mulai mengirimkan bantuan, baik kebutuhan pokok untuk masyarakat terdampak maupun relawan.

“Kami telah menyiapkan langkah sigap yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jatim di bawah koordinasi bersama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan tentunya Pemerintah Kabupaten Lumajang guna memaksimalkan layanan bagi masyarakat yang terdampak,” ucapnya.

Sebagai informasi, status Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang mengalami peningkatan dari level III (siaga) menjadi level IV (awas), setelah mengalami erupsi disertai luncuran awan awan panas guguran (APG) pada Minggu (4/12/2022) pagi.(ant/rum/iss)

Berita Terkait