Minggu, 25 Februari 2024

Korban Eksploitasi Ekonomi JE Pendiri Sekolah SPI Batu Bertambah Menjadi 14 Orang

Laporan oleh Retha Yuniar
Bagikan
Kombes Pol Dirmanto Kabid Humas Polda Jatim saat menunjukkan nomor hotline pengaduan kasus SPI Kota Batu. Foto : Humas Polda Jatim

Kombes Pol Dirmanto Kabid Humas Polda Jatim menyampaikan, korban eksploitasi ekonomi yang dilakukan JE pendiri Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu per Kamis (14/7/2022) bertambah menjadi 14 orang.

Sejak dibukanya hotline yang disediakan oleh Polda Jatim maupun Polres Batu, satu persatu korban eksploitasi ekonomi terhadap siswa SPI yang terjadi pada tahun 2009 silam, mulai melaporkan diri.

“Sampai hari ini ada tambahan 8 orang, yang sebelumnya ada 6 orang. Saat ini korban eksploitasi ekonomi yang dilakukan di Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) menjadi 14 orang,” jelas Dirmanto.

Dalam keterangan pers yang disampaikan hari ini, Dirmanto menjelaskan, dari total penambahan korban baru itu 5 di antaranya melapor pada 12 Juli 2022. Sedangkan dua korban lainnya melapor pada tanggal 13 Juli 2022.

“Hari ini Kamis 14 Juli 2022, sampai pukul 14.00 WIB tadi, ada 1 orang yang merasa dirugikan terkait eksploitasi ekonomi tersebut,” tambahnya.

Ia merinci, salah satu pengadu pada tanggal 12 Juli lalu berinisial EE, alumni SPI angkatan 7.

“Beliau di sini, sesuai keterangan yang bersangkutan disuruh membersihkan sungai, mengangkut batu, pasir dan mencangkul di sawah, serta menjadi sales competition,” urainya.

Kemudian, lanjut Dirmanto, ada juga STHN, alumni SPI angkatan 11.

“Bentuk eksploitasinya adalah mengelola Kampung Kids sebagai tour guide. Kemudian menyediakan sarana dan prasarana untuk makan-makan apabila ada tamu di sana,” imbuhnya.

Selain itu, ada juga yang lainnya, lanjut Dirmanto, seperti korban KTU angkatan 9 dan IA, tapi IA tidak sampai lulus.

“Bentuk eksploitasinya adalah membangun Kampung Kids,” paparnya.

Menurut Kombes Pol Dirmanto, 14 orang korban eksploitasi ekonomi yang melapor merupakan alumni sekolah SPI.

“Kami akan terus membuka hotline ini, di nomor yang saya sebutkan tadi, termasuk di Polres Batu juga ada hotline yang kami buka di sana, dengan nomor 082328031328,” pungkasnya.(tha/dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Minggu, 25 Februari 2024
25o
Kurs