Selasa, 16 Juli 2024

PBB Desak Elon Musk Lindungi Hak Asasi Manusia di Twitter

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Elon Musk. Foto: Reuters

Volker Türk Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (HAM), Sabtu (5/11/2022) kemarin mengeluarkan surat terbuka kepada Elon Musk, pemilik baru Twitter Inc.

Surat terbuka itu berisi desakan agar Musk, memastikan hak asasi manusia menjadi pusat pengelolaan Twitter.

Sebagaimana diketahui, Twitter Inc memberhentikan setengah dari total tenaga kerjanya pada hari Jumat (4/11/2022). Cuitan-cuitan staf perusahaan media sosial tersebut mengatakan, tim yang bertanggung jawab atas HAM termasuk di antara mereka yang terkena dampak.

Twitter adalah bagian dari revolusi global yang telah mengubah cara kita berkomunikasi,” kata Türk dalam surat itu, seperti dikutip Antara dari Reuters, Minggu (6/11/2022).

“Tapi saya menulis dengan keprihatinan dan ketakutan tentang wadah publik digital kami dan peran Twitter di dalamnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, kata Türk, seperti semua perusahaan Twitter perlu memahami bahaya yang terkait dengan platformnya dan mengambil langkah untuk mengatasinya.

“Menghormati hak asasi manusia kita bersama harus menetapkan pagar pembatas untuk penggunaan dan evolusi platform. Singkatnya, saya mendesak Anda untuk memastikan hak asasi manusia menjadi pusat pengelolaan Twitter di bawah kepemimpinan Anda,” ujar Komisaris Tinggi PBB tersebut.

PHK pada hari Jumat lalu mengakhiri kekacauan dan ketidakpastian selama seminggu tentang masa depan Twitter di bawah Musk.

Salah seorang paling kaya di dunia itu menyatakan layanan media sosial Twitter mengalami penurunan besar-besaran dalam hal pendapatan.(ant/bil/rid)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Selasa, 16 Juli 2024
31o
Kurs