Selasa, 5 Juli 2022

Satgas Pangan Kota Mojokerto Klaim Stok Minyak Goreng dan Harga Jualnya Terkendali

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Minyak Curah Ilustrasi. Minyak goreng curah. Foto: Antara

Tim Satgas Pangan Mojokerto, Jawa Timur memastikan pasokan minyak goreng di daerahnya aman. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir terjadi lagi kelangkaan minyak goreng.

Ganesh P Khresnawan Kabid Perdagangan Diskopukmperindag Kota Mojokerto mengatakan, Satgas Pangan Mojokerto rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasokan minyak goreng untuk mencegah penimbunan.

“Kami mengecek ketersediaan minyak goreng dan di sini tadi stoknya ada, harganya juga sesuai harga eceran tertinggi (HET,)” ujarnya dalam keterangan pers, Sabtu (28/5/2022), seperti dilansir Antara.

Dia menambahkan, kalau ada yang mengetahui indikasi kecurangan, masyarakat bisa melaporkan ke petugas dan akan segera ditindaklanjuti.

Tim satgas pangan, lanjut Ganesh, akan melakukan upaya preventif lewat imbauan dan tindakan represif kalau di lapangan ada yang ketahuan sengaja menimbun minyak goreng.

“Imbauan pemerintah sangat jelas, siapa yang sengaja menimbun minyak goreng akan diberikan tindakan tegas,” katanya.

Tim satgas pangan gabungan dari TNI, Polresta Mojokerto dan Dinas Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan (Diskouperindag) Kota Mojokerto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng di Pasar Tradisional Tanjung Anyar, Kota Mojokerto.

Sidak itu dilakukan untuk memastikan harga minyak goreng sesuai HET. Hasilnya, pasokan dan harga minyak goreng curah dan kemasan di pasar itu relatif aman, harganya berkisar Rp15.000 hingga Rp17.000 per kilogram.

Letkol Inf Beni Asman Dandim 0815 Mojokerto mengatakan, sidak dilaksanakan atas instruksi Mayjen TNI Nurcahyanto Pangdam V/Brawijaya.

“Kami bersama Polresta Mojokerto yang sore ini saya didampingi Wakapolres, Kabag Ops dan Para Kasat Opsnal Polresta Mojokerto serta pemerintah akan terus memantau ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok dan penting khususnya minyak goreng baik kemasan mau pun curah,” ucapnya.

Dia bersyukur harga minyak goreng curah di Pasar Tradisional Tanjung Anyar mendekati HET, mulai Rp15.000 hingga Rp16.000 per kilogram.

Perwira menengah TNI itu berharap harga minyak goreng dapat terjangkau masyarakat dan stoknya banyak.

“Itu salah satu yang kami mau lihat. Apakah harganya sudah sesuai HET dan apakah barangnya juga mudah dicari? Jika memang ada temuan masalah, maka akan kami coba selesaikan,” tandasnya.(ant/rid)

Berita Terkait

Surabaya
Selasa, 5 Juli 2022
28o
Kurs