Kamis, 9 Februari 2023

Semua Puskesmas di Gresik Resmi Menerapkan BLUD

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Penilaian BLUD Puskesmas dan RSUD Umar Ma'sud Kabupaten Gresik. Foto: Pemkab Gresik

Sebanyak 15 Puskesmas dan 1 RSUD di Gresik telah resmi menerapkan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kabupaten Gresik.

15 Puskesmas itu adalah Puskesmas Dadap Kuning, Dapet, Dukun, Gending, Industri, Karang Andong, Kedamean. Serta Kepatihan, Menganti, Nelayan, Sangkapura, Sekapuk, Sembayat, Slempit, Tambak dan 1 RSUD Umar Mas’ud.

Perlu diketahui sejak tahun 2020, dari 32 Puskesmas se-Kabupaten Gresik masih 17 yang menerapkan BLUD. Dengan bergabungnya 15 Puskesmas yang lain, kini Gresik secara total menerapkan BLUD pada Puskesmasnya.

Peresmian ini merupakan target yang sudah dipasang Kabupaten Gresik sejak 2021 lalu, di mana transformasi BLUD merupakan hal yang wajib dilakukan karena telah tertulis dalam undang-undang.

Selain itu, dengan menerapkan BLUD, akan dapat memberikan fleksibilitas dalam hal pengelolaan keuangan dan jasa.

“Alhamdulilah, pada sore hari ini kita sudah menuntaskan arahan dari Kemendagri dan Kemenkes. Tujuan BLUD ini adalah fleksibilitas keuangan. Setelah pemerintah mendorong seluruh layanan kesehatan menjadi BLUD, maka di sana pasti ada fleksibilitas atau kemandirian keuangan yang dapat dipergunakan.” ujar Fandi Akhmad Yani dalam agenda penilaian BLUD di Hotel Harris Malang, Selasa (6/12/2022) mengutip keterangan resmi Pemkab Gresik.

Selanjutnya, Gus Yani sapaan akrab bupati, mendorong secepatnya menyusun Perbup mengenai BLUD. Hal ini dimaksudkan agar BLUD dapat segera memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat.

“Maka setelah ini, kita dorong Perbupnya. Apa saja yang perlu dimasukkan. Secepatnya, harus kita susun bersama.” ucapnya.

Gus Yani berharap 32 Puskesmas dan 1 RSUD yang menerapkan BLUD dapat menjadi garda depan dalam pelayanan kesehatan.(dfn/rst)

Berita Terkait