Rabu, 17 Juli 2024

Dua Napi Kasus Terorisme di Lapas Surabaya Berikrar Setia Kepada NKRI

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Salah satu narapidana terorisme yang mencium bendera merah putih usai mengucap ikrar setia NKRI, Selasa (28/3/2023). Foto: Humas Kemenkumham Jatim

Chairul Bachry dan Dede Rosadi dua narapidana kasus terorisme (napiter) di Lapas I Surabaya mengucap ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Selasa (28/3/2023) sore. Dua napiter itu baru menjadi penghuni lapas selama dua pekan.

Imam Jauhari Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim mengatakan, dua napiter itu mengucap sumpah setia NKRI di Aula MD Arifin Lapas I Surabaya hari ini. Ucapan ikrar mereka disaksikan langsung oleh Kalapas I Surabaya dan stakeholder terkait dari Kementerian Agama Jatim serta TNI/Polri.

“Dengan ikrar ini, keduanya kami masukkan kategori hijau atau dengan risiko rendah,” kata Imam, Selasa (28/3/2023).

Setelah mengucap ikrar setia NKRI, keduanya bakal mendapatkan sejumlah hak bersyarat. Misalnya seperti remisi, asimilasi, atau pembebasan bersyarat.

“Keduanya sama-sama divonis tiga tahun hukuman badan, perkiraan awal akan bebas pada April dan Juni 2024, jika berkelakuan baik dan memenuhi syarat lainnya, maka kemungkinan bisa bebas lebih awal,” ujar Imam.

Sementara itu, Jalu Yuswa Panjang Kalapas I Surabaya menjelaskan kalau pihaknya menerima pelimpahan Chairul dan Dede pada 15 Maret 2023 lalu. Mereka dikirim dari Rutan Kelas I Depok oleh Tim Ditjen Pemasyarakatan.

Setelah diterima, Jalu menuturkan kalau pihaknya tak ingin membuang-buang waktu. Pihak lapas pun langsung melakukan intervensi sosial. Keduanya ditempatkan di blok karantina khusus.

“Pendekatannya tidak adu dalil, tapi kami menggunakan pendekatan kemanusiaan saja,” jelasnya.

Selain itu, Jalu juga mengapresiasi peran dari dua orang napiter yang lebih senior. Menurutnya, mereka punya peran untuk mengembalikan dua pria asal Yogyakarta dan Tasikmalaya itu menjadi seorang yang nasionalis.

Di sisi lain, Chairul bersyukur telah melaksanakan ikrar kesetiaan NKRI. Dia bilang ikrar kesetiaan ini merupakan keinginannya untuk menjadi bagian dari negara.

Chairul mengaku selama di dalam lapas telah mendapatkan bimbingan dan arahan oleh Bambang Sugianto Wali Pemasyarakatan Napiter.

“Mari kita bersama-sama masyarakat untuk membangun negara ini dengan baik,” harap Chairul.

Senada dengan Chairul, Dede berjanji akan setia kepada negara dan tetap menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

“Semoga ke depannya baik saya atau teman-teman bisa menjadi pribadi lebih baik dalam menjaga kesatuan Republik Indonesia ini,” pungkasnya.(wld/dfn/ipg)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Rabu, 17 Juli 2024
27o
Kurs