Senin, 6 Mei 2024

Gubernur New York: Banjir Adalah Normal Baru Akibat Perubahan Iklim

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Seorang polisi Patroli Jalan Raya NYPD mengamati para pengendara yang sedang menembus banjir di jalanan FDR Drive di Manhattan dekat jembatan Williamsburg di New York City, Amerika Serikat, pada Jumat (29/9/2023). Foto: Antara/Reuters Seorang polisi Patroli Jalan Raya NYPD mengamati para pengendara yang sedang menembus banjir di jalanan FDR Drive di Manhattan dekat jembatan Williamsburg di New York City, Amerika Serikat, pada Jumat (29/9/2023). Foto: Antara/Reuters

Banjir bandang akibat hujan deras yang melanda New York City pada Jumat (29/9) waktu setempat mencerminkan “normal baru” akibat dampak perubahan iklim, kata Kathy Hochul Gubernur New York, Sabtu (30/3/2023).

Curah hujan setinggi hampir 8 inci (20 cm) turun di beberapa bagian kota paling padat penduduk di Amerika Serikat (AS) itu, hingga membuat seekor singa laut di Kebun Binatang Central Park berenang keluar berkeliaran dari kandangnya, lapor Antara.

Meskipun risiko banjir di kota tersebut telah surut pada Sabtu, sebuah rumah sakit di wilayah Brooklyn mengatakan akan mengevakuasi semua pasien dan stafnya setelah terjadi pemadaman listrik pada Jumat.

Rumah sakit tersebut, NYC Health + Hospitals/Woodhull, telah beralih ke daya cadangan setelah pemadaman listrik berlangsung di wilayahnya pada Jumat, tetapi perbaikan saluran listrik memerlukan pemadaman listrik seluruhnya selama beberapa hari, kata pejabat rumah sakit.

Rumah sakit tersebut sudah memindahkan 120 pasiennya ke rumah sakit lain pada Sabtu, yang diperkirakan akan memakan waktu delapan jam.

Hujan deras yang intens telah menyebabkan jalanan bagaikan sungai, bus-bus dan mobil terdampar selama berjam-jam, dan beberapa jalur kereta bawah tanah dan kereta api komuter ditutup.

Banyak penerbangan juga ditunda atau dibatalkan dan satu terminal di Bandara LaGuardia dievakuasi akibat hujan yang terus-menerus.

“Sayangnya inilah yang harus kita persiapkan sebagai normal baru,” kata Hochul.

Keadaan darurat, yang memungkinkan alokasi sumber daya yang lebih cepat untuk menangani krisis, akan tetap berlaku selama enam hari ke depan, kata Hochul. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat badai tersebut.

Presiden Joe Biden telah diberi pemaparan soal banjir yang terjadi pada Jumat dan Sabtu itu, dan Badan Manajemen Darurat Federal siap untuk membantu jika diperlukan, kata Gedung Putih.(ant/iss)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Massa Hari Buruh Berkumpul di Frontage Ahmad Yani

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Surabaya
Senin, 6 Mei 2024
29o
Kurs