Minggu, 16 Juni 2024

Perjalanan di Daop Jember Telah Normal Usai Lokomotif KA Pandalungan Anjlok di Sidoarjo

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - KA Pandalungan menempuh jarak 919 kilometer dari Stasiun Gambir di Jakarta Menuju Stasiun Jember. Foto: Humas KAI Daop 1 Jakarta

Perjalanan seluruh kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Jawa Timur, normal kembali usai kejadian KA Pandalungan anjlok di Tanggulangin, Sidoarjo pada Minggu (14/1/2024) kemarin.

“Hari ini semua kereta beroperasi normal dan keberangkatannya sesuai jadwal,” kata Cahyo Widiantoro Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember.

Dilansir dari Antara pada Senin (15/1/2024), jalur bisa dilalui setelah proses evakuasi lokomotif dan gerbong KA Pandalungan di Stasiun Tanggulangin yang mengalami anjlok selesai dilakukan pada Senin dini hari pukul 00.22 WIB.

KA pertama yang melintasi jalur tersebut yakni KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang Banyuwangi-Semarang Tawang.

Sebelumnya sejumlah rangkaian kereta api keberangkatan dari Daop 9 Jember seperti KA Ranggajati relasi Jember – Cirebon, KA Logawa relasi Jember – Purwokerto, KA Sritanjung relasi Ketapang – Lempuyangan dan KA Wijayakusuma relasi Ketapang – Cilacap terpaksa harus memutar lewat Bangil – Malang – Kertosono.

Beberapa kereta tersebut mengalami keterlambatan tiba di stasiun tujuan yakni KA Sritanjung tiba di Stasiun Ketapang pada pukul 22.20 WIB, mengalami kelambatan 122 menit, kemudian KA Logawa datang di Stasiun Jember pada pukul 22.20 WIB, mengalami kelambatan 225 menit.

Selanjutnya KA Ranggajati datang di Stasiun Jember pukul 23.34 WIB dengan mengalami kelambatan 179 menit, KA Wijayakusuma tiba di Stasiun Ketapang pukul 05.51 WIB mengalami kelambatan 123 menit, dan KA Blambangan Ekspres tiba di Stasiun Ketapang 11.20 WIB dengan mengalami kelambatan 385 menit.

“Semua KA yang mengalami kelambatan tersebut, diberangkatkan kembali dari Daop 9 Jember pada Senin ini tepat sesuai dengan jam keberangkatan masing-masing,” ujarnya.

Cahyo mengatakan pihak KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang mengalami keterlambatan di sejumlah stasiun tujuan di wilayah Daop 9 Jember akibat proses evakuasi KA Pandalungan tersebut.

KA Pandalungan relasi Gambir- Jember mengalami kecelakaan berupa anjloknya kereta di Emplasemen Stasiun Tanggulangin pada Minggu (14/1) pukul 07.57 WIB, sehingga jalur KA tidak dapat dilalui akibat kecelakaan tersebut. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait

..
Surabaya
Minggu, 16 Juni 2024
25o
Kurs