Selasa, 16 Juli 2024

Puskris Kemenkes Pastikan Korban Gempa Bawean Tertangani: Tetap Waspada Gempa Susulan

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Proses evakuasi akibat dampak gempa di perairan Tuban dekat Bawean. Foto: Puskris Kemenkes

Pusat Krisis Nasional mencatat, ada empat orang korban gempa di Gresik dengan kondisi parah yang memerlukan perawatan di rumah sakit. Sedangkan, tiga orang lainnya cukup dengan rawat jalan.

“Para korban langsung dirawat di RSUD Umar Masud. Ada yang sobek bagian kepala, luka terbuka di bagian kaki dan patah telapak kakinya,” kata Sumarjaya Kepala Pusat Krisis (Puskris) Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam keterangan yang diterima, Sabtu (23/3/2024).

Ia mengatakan bahwa pihaknya juga telah mengindentifikasi fasilitas kesehatan yang terdampak, dan mengirim tenaga pendamping manajemen krisis kesehatan.

“Perlu koordinasi lintas sektor terkait dampak yang timbul pasca gempa ini,” katanya.

Gerak cepat yang dilakukan oleh Puskris Kesehatan itu, dengan mengkoordinasikan pelayanan kesehatan korban, dan memantau dampak kejadian bencana.

Di lapangan, lanjut dia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik juga terus berkoordinasi dengan tenaga kesehatan di Pulau Bawean termasuk untuk pengiriman tenda yang belum dapat dilakukan karena belum ada kapal angkut dan tim khusus untuk pendirian tenda. Sehingga, sementara ini para pasien yang terdampak terpaksa dirawat di selasar Gedung RSUD Umar.

“Evakuasi medis terhadap pasien di RSUD terdampak terus dilakukan, juga memantau perkembangan pascagempa. Kami juga melakukan edukasi dan himbauan agar masyarakat tetap waspada,” katanya.

Ia membeberkan, saat ini kelompok rentan yang terdata adalah 427 bayi, 1.647 balita, 468 ibu hamil dan 3.446 lanjut usia. Sementara para pengungsi di Klinik Al Manar dan Teluk Jatidawang tercatat 60 orang. Populasi terdapak di Kecamatan Sangkapura sebanyak 15.804 orang dan Kecamatan Tambak 13.263 orang.

Selain itu, ia juga melaporkan bahwa ada sebanyak enam rumah sakit rusak ringan dan satu rumah sakit rusak sedang. Untuk bergerak di lapangan, telah siaga lima orang dokter spesialis, 10 dokter umum, empat dokter gigi dan tujuh dokter internship.

Seperti diketahui, gempa dengan kedalaman 10 km di perairan Tuban dekat Bawean, Gresik, terjadi beberapa kali dengan skala terkuat 6,5 Magnutido. Guncangan tersebut, dirasakan di beberapa daerah di Jatim, Jateng hingga Yogyakarta.(ris/iss)

Bagikan
Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Selasa, 16 Juli 2024
30o
Kurs