Senin, 29 Juni 2026

7 Siswa Surabaya Masih Dirawat Usai Diduga Keracunan MBG

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Dokter Ramli Tarigan Direktur Utama RS IBI Surabaya. Foto: Istimewa

Sebanyak tujuh siswa di Surabaya masih menjalani perawatan inap di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) IBI setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (11/5/2026).

Dokter Ramli Tarigan Direktur Utama RSIA IBI Surabaya mengungkapkan, semua pasien saat ini dalam keadaan stabil dan proses pemulihan.

“Saat ini ada tujuh pasien yang sedang dirawat. Semuanya siswa,” katanya pada Selasa (12/5/2026).

Ia menyebut bahwa ketujuh siswa tersebut rata-rata bergejala mual, muntah, dan diare.

“Itu totalnya kemarin pendataan terakhir itu 129 korban. Untuk masing-masing sekolahnya itu ada sembilan sekolah. Sekarang tinggal sisa tujuh (pasien),” jelasnya.

BACA JUGA: Kepala Staf Kepresidenan Minta BGN Tutup Dapur SPPG yang Bermasalah

BACA JUGA: DPRD Surabaya Akan Evaluasi Total Pengawasan Program MBG Usai 200 Siswa Keracunan

Dari keseluruhan pasien yang dirawat di RS itu, ada lima guru yang juga mengeluhkan gejala keracunan. Namun mereka menjalani rawat jalan.

Diberitakan sebelumnya, ratusan siswa di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya mengeluhkan gejala keracunan diduga karena menu MBG. (lta/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 29 Juni 2026
25o
Kurs