Sabtu, 24 Oktober 2026

Ahli Geologi ITS: Erupsi Gunung Api Bukan Pertanda Gempa Megathrust

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda, terpantau dari udara. Foto: Humas Kementerian ESDM

Menurut Haris, aktivitas geologi tersebut tidak hanya berkaitan dengan potensi bencana, tetapi juga memiliki manfaat bagi kehidupan manusia. Material vulkanik dapat menyuburkan tanah, sedangkan batuan hasil aktivitas gunung api dapat berperan dalam penyimpanan air tanah.

Selain itu, proses tektonik pada masa lalu berkaitan dengan terbentuknya sejumlah sumber daya mineral dan energi panas bumi.

“Kita perlu bersyukur sistem kebumian kita lengkap sehingga bisa dimanfaatkan. Sekarang waktunya gunung-gunung beroperasi. Suatu saat akan berhenti, kita beraktivitas semula,” katanya.

Haris mengingatkan masyarakat agar memahami aktivitas gunung api berdasarkan kajian ilmiah. Pemantauan kondisi setiap gunung api juga penting karena masing-masing memiliki karakter dan sistem magmatisme yang berbeda.

“Oleh karena itu setiap gunung api sudah ada pos pemantauan PVMBG,” ujarnya.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Sabtu, 24 Oktober 2026
33o
Kurs