Iran mengklaim telah melancarkan gelombang ketujuh serangan drone yang menyasar pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Yordania pada Rabu (15/7/2026) dini hari. Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari operasi balasan atas aksi militer Washington terhadap wilayah Iran.
Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita Tasnim, militer Iran menyebut sasaran serangan adalah Pangkalan Udara Azraq yang digunakan pasukan AS. Target meliputi posisi pesawat tempur F-18, kompleks akomodasi personel militer, serta hanggar penyimpanan peralatan.
Militer Iran menegaskan operasi itu merupakan kelanjutan dari kampanye serangan terhadap pangkalan dan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.
Teheran menyebut serangan terbaru dilakukan setelah enam gelombang serangan drone sebelumnya yang diklaim sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata dan serangan AS terhadap wilayah Iran.
Iran juga menegaskan akan terus melanjutkan operasi militernya apabila terdapat serangan terhadap wilayah darat, perairan, maupun ruang udaranya.

NOW ON AIR SSFM 100

