Cadangan pangan lain juga disiapkan, di antaranya minyak goreng sebanyak 1,1 ribu kiloliter dan gula konsumsi sekitar 2,79 ribu ton yang berada di Bulog dan ID Food. Sementara cadangan daging ayam tercatat sebanyak 38 ton di ID Food.
Untuk komoditas yang mudah rusak seperti cabai, bawang merah, dan telur ayam ras, Bapanas optimistis kebutuhan masyarakat dapat ditopang dari produksi dalam negeri. Sebab, proyeksi produksi sejumlah komoditas tersebut masih menunjukkan surplus dibanding kebutuhan konsumsi tahunan.
Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Bapanas, produksi cabai besar tahun ini diperkirakan mencapai 1,51 juta ton, dengan kebutuhan konsumsi 929,27 ribu ton. Produksi cabai rawit diproyeksikan 1,5 juta ton, sementara kebutuhan konsumsi sebesar 913,61 ribu ton.
Produksi bawang merah dalam setahun diperkirakan mencapai 1,32 juta ton, dengan kebutuhan konsumsi 1,25 juta ton. Produksi telur ayam ras berada di angka 6,98 juta ton, lebih tinggi dari kebutuhan konsumsi 6,47 juta ton. Sedangkan produksi daging ayam ras mencapai 4,89 juta ton, dengan kebutuhan konsumsi 4,02 juta ton.
“Kalau bulan Agustus sampai September memang musim kering. Juni itu awal musim kering. Kemudian di Juli dan Agustus, insya Allah pangan kita aman, terutama beras,” jelas Amran.

NOW ON AIR SSFM 100

