Senin, 20 Juli 2026

Batalkan Program Identitas Digital, PM Baru Inggris Akan Fokus Perbaikan Biaya Hidup Warga

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Andy Burnham Perdana Menteri (PM) Inggris terpilih. Foto: BBC

Dalam laporan komite, upaya menjelaskan program itu disebut sebagai “kegagalan besar” karena memunculkan kekhawatiran tentang campur tangan pemerintah yang terlalu jauh dalam kehidupan masyarakat.

Terkait hal ini, Juru bicara Burnham mengatakan, salah satu langkah pertama pemerintahan baru adalah mengembalikan fokus pada hal-hal yang paling dibutuhkan warga saat ini. “Itu berarti mengalihkan sumber daya yang dialokasikan untuk skema ini menuju prioritas sehari-hari masyarakat,” katanya.

Dari kubu oposisi, Julia Lopez Menteri Teknologi Bayangan dari Partai Konservatif menuding Burnham hanya mencoba tampil sebagai penyelamat setelah Partai Buruh menghabiskan jutaan poundsterling untuk proyek tersebut.

“Setelah tekanan dari Partai Konservatif, identitas wajib tampaknya sudah tidak lagi menjadi pilihan. Andy Burnham sekarang perlu menjelaskan apakah itu tidak benar, atau apakah ia hanya mengklaim kredit atas keputusan yang sebenarnya sudah diambil,” ujarnya.

Sementara itu, Lisa Smart anggota parlemen dari Partai Demokrat Liberal menyebut masyarakat akan sangat lega karena tidak lagi dipaksa menyerahkan data hanya untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 20 Juli 2026
30o
Kurs