Kamis, 1 Oktober 2026

Bos Maktour Jadi Saksi Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Fuad Hasan Masyhur, pemilik agensi perjalanan haji Maktour, saat memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai saksi kasus dugaan korupsi dalam penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji pada Kementerian Agama tahun 2023-2024, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendatangkan Fuad Hasan Masyhur Direktur Utama PT Makassar Toraja (Maktour) sekaligus Dewan Pembina Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (SATHU) sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi kuota haji Indonesia tahun 2023–2024 pada Kamis (1/10/2026).

“Benar, dalam lanjutan sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait kuota haji, Jaksa Penuntut Umum KPK akan menghadirkan sejumlah saksi dari PIHK (penyelenggara ibadah haji khusus). Salah satunya FHM (Fuad) selaku Dirut Maktour sekaligus Ketua Forum SATHU,” kata Budi Prasetyo Juru Bicara KPK di Jakarta, Kamis (1/10/2026), dilansir Antara.

Greafik Lasorte Jaksa KPK menerangkan, selain Fuad akan hadir juga tujuh saksi lainnya dalam persidangan itu yakni, Muhamad Al Fatih Sekretaris Eksekutif Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri), Artha Hanif Sekretaris Jenderal Kesthuri, serta Juahir dari Kesthuri.

Ada juga Budi Darmawan Ketua Dewan Kehormatan Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh), Muhammad Firman Taufik Ketua Umum Himpuh, Farid Aljawi mantan Sekretaris Jenderal Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Indonesia (Amphuri), serta Ahmad Taufiq dari PT Anugerah Citra Mulia dan PT Lan Tabur.

Sebelumnya Fuad telah diperiksa beberapa kali dalam penyidikan perkara dugaan korupsi terkait penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama tahun 2023–2024.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 1 Oktober 2026
34o
Kurs