Jumat, 14 Agustus 2026

BPS Catat Angka Backlog Kepemilikan Rumah Turun 12,3 Persen Pada Maret

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Amalia Adininggar Widyasanti Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) ketika memberikan keterangan kepada awak media. Foto: Istimewa

Pada Maret 2026, jumlahnya mencapai 18,01 juta rumah tangga atau 24,03 persen. Angka itu turun dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 18,77 juta rumah tangga atau 25,33 persen. “Jadi baik backlog 1 maupun backlog 2 mengalami perbaikan atau secara angka mengalami penurunan,” kata Amalia.

Tapi, meski sama-sama menurun, Amalia menyoroti backlog kelayakhunian yang jumlahnya masih hampir dua kali lipat dibandingkan backlog kepemilikan rumah. Menurutnya, data itu menunjukkan persoalan rumah layak huni masih menjadi tantangan besar dan perlu ditangani lebih cepat.

Karena itu, langkah Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menaikkan target Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari 45 ribu menjadi 400 ribu dinilai sejalan dengan kondisi yang tergambar dalam data BPS.

Lebih lanjut, Kementerian PKP juga menggandeng BPS untuk memperkuat tata kelola Program 3 Juta Rumah melalui pemanfaatan data yang akurat, terintegrasi, dan sesuai kondisi lapangan.

Maruarar Sirait Menteri PKP sebelumnya menegaskan, kebijakan perumahan harus dibangun berdasarkan data yang kuat supaya program pemerintah lebih tepat sasaran, efektif, dan akuntabel. (ant/bil/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Jumat, 14 Agustus 2026
25o
Kurs