“Kemudian yang kedua tadi Bapak Presiden juga sangat senang dengan terobosan BRIN adanya teknologi desalinasi laut yang saat ini sudah diterapkan di 40 wilayah pesisir,” ujarnya.
BRIN juga mengembangkan teknologi Arsinum yang mampu mengolah air banjir, air limbah, dan air payau menjadi air siap minum. Teknologi itu telah diterapkan di sejumlah lokasi bencana dan sempat diperagakan di hadapan Presiden.
“Arsinum itu air banjir, air limbah, air payau bisa menjadi air siap minum. Tadi Bapak Presiden juga mencoba, Bapak Presiden langsung minum air tersebut. Pak Menteri Bahlil juga minum, Menteri KKP juga minum, dan itu sudah kita buktikan di berbagai lokasi bencana,” katanya.
Selain pengolahan air, Prabowo juga meminta BRIN mengidentifikasi potensi sungai bawah tanah sebagai sumber air baku.
Arif menjelaskan, BRIN tengah mengembangkan teknologi untuk memetakan aliran sungai bawah tanah, sekaligus mengolah air yang masih mengandung bakteri Escherichia coli atau E-coli.

NOW ON AIR SSFM 100

