Jumat, 7 Agustus 2026

BRIN Siapkan Modifikasi Cuaca hingga Desalinasi untuk Hadapi El Nino

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Arif Satria Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan pernyataan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: Setpres

Sebagai bagian dari upaya itu, BRIN akan membangun living laboratory di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah yang digunakan untuk mengembangkan teknologi pengolahan air bawah tanah agar lebih bersih, aman, dan higienis. Kajian serupa juga dilakukan di Gunungkidul dan sejumlah daerah lain dengan potensi sungai bawah tanah.

“Nah sekarang kami sedang kaji untuk men-track di berbagai wilayah karena di Lombok sudah ada, di Gunung Kidul juga sudah ada, dan sekarang apa yang dilakukan oleh masyarakat itu bagaimana kita bisa dampingi aspek teknologinya,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan El Nino telah mencapai kategori kuat dan masih berpotensi meningkat menjadi sangat kuat.

Teuku Faisal Fathani Kepala BMKG pada, Selasa (4/8/2026) lalu, mengatakan hasil pemantauan BMKG menunjukkan El Nino memiliki indeks ENSO sebesar +1,59 yang menempatkannya pada kategori kuat.

Menurut BMKG, curah hujan pada Agustus hingga September 2026 diperkirakan berada pada kategori rendah hingga sangat rendah sebelum musim hujan mulai datang pada pertengahan Oktober 2026.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Jumat, 7 Agustus 2026
31o
Kurs