“Sebetulnya penyelidikan dulu, seperti apa faktor penyebab keracunan tersebut. Kita berharap ada ketegasan kemudian tidak akan terjadi lagi kasus semacam ini,” tegasnya.
Ia memastikan Pemprov Jatim bakal memperketat pengawasan terhadap pengelolaan dapur MBG dengan memanggil seluruh pengusaha dan pengelola untuk mengevaluasi kepatuhan terhadap aturan.
Pengawasan tersebut akan berfokus pada proses pengolahan makanan, kondisi dapur hingga penerapan standar operasional prosedur (SOP).
“Memanggil seluruh pengelola dapur, kemudian memastikan kembali apakah aturan-aturan sudah ditaati dan SOP dari pengelolaan masak, dapur dan semua aturan sudah ditaati atau belum,” tutur Adhy.
Berbagai upaya tersebut diharapkan dapat memperketat operasional dapur dan memitigasi terjadinya kasus keracunan supaya tidak kembali terulang.

NOW ON AIR SSFM 100

