Rabu, 29 April 2026

Debit Air di Surabaya Utara dan Timur Berpotensi Mengecil Akibat Bocornya Pipa PDAM di MERR

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Luis Andilun Gatu Manajer Tata Usaha dan Humas PDAM Surya Sembada saat ditemui di lokasi kebocoran pipa di MERR, Surabaya, Rabu (29/4/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Petugas PDAM Surya Sembada mengidentifikasi dampak kebocoran pipa utama di Jl. Dr. Ir. H. Soekarno, Surabaya atau kawasan MERR akan berdampak pada mengecilnya debit air bagi masyarakat di wilayah Surabaya Utara dan Timur.

Luis Andilun Gatu Manajer Tata Usaha dan Humas PDAM Surya Sembada mengatakan, aliran air pipa tersebut mengarah ke wilayah utara.

Sejumlah wilayah yang otomatis terdampak akibat kebocoran seperti kawasan Bulak Banteng, Kenjeran di Surabaya Utara. Kemudian, kawasan Rungkut di wilayah Surabaya Timur.

“Bulak Banteng, Kenjeran, ke Timur Rungkut, nah itu (terdampak). Mengecil (debit air) bisa mengecil karena pompa kami yang harusnya jalan dua di Ketegan, kita kurangi jadi satu pompa,” ujar Luis ditemui di lokasi, Rabu (29/4/2026).

Pemicu keretakan jaringan pipa utama berdiameter 1.000 milimeter tersebut akibat perbedaan elevasi tanah yang mengalami penurunan.

Pipa yang sudah berusia 36 tahun mengalami lengkungan akibat penurunan tanah. Meski keretakan hanya berukuran 2 milimeter, namun karena debit air yang tinggi membuat aliran air meluber ke luar.

“Kondisi lapangan itu adanya penurunan tanah. Jadi, jembatan kami itu terlihat satu sisi ada yang melengkung artinya ini merupakan (kerusakan) teknis karena berada di pinggir sungai adanya perbedaan elevasi turun,” jelasnya.

Pihak PDAM belum bisa memastikan berapa lama proses perbaikan pipa akan tuntas. Namun, Luis menegaskan timnya akan bekerja 24 jam untuk melakukan pengelasan menutup retakan.

“Kami belum bisa menyampaikan yang detail, tapi berupaya. Artinya, teman-teman bekerja 24 jam ketika seperti ini,” tegasnya.

Kalau ada warga Surabaya Utara dan Timur yang mengalami gangguan layanan seperti air mati total akibat kerusakan ini, Luis meminta masyarakat supaya melakukan aduan ke PDAM.

Nantinya, rumah warga yang airnya mati total akan diganti dengan pengiriman tangki air secara gratis oleh PDAM.

“Jadi warga yang kira-kira tidak mendapatkan air sama sekali, monggo bisa mengadu ke layanan PDAM melalui aplikasi atau WhatsApp kami di kanal media sosial. Kalau yang tidak mendapatkan air bisa kontak, kita kirim tangki gratis,” tandasnya.(wld/rid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Rabu, 29 April 2026
29o
Kurs