Kamis, 7 Mei 2026

Dianggap Bersikap Ambigu, Partai Demokrat AS Tuntut Trump Ungkap Program Nuklir Israel

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Ilustrasi - Bendera Amerika Serikat dengan bendera Israel. Foto: Amazon

Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) menuntut pengungkapan program senjata nuklir Israel yang tidak diumumkan secara terbuka oleh pemerintahan Donald Trump Presiden AS.

Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Marco Rubio Menteri Luar Negeri AS pada Selasa (5/5/2026), sebanyak 30 anggota Partai Demokrat di DPR AS menyatakan bahwa Washington tidak bisa mendorong kebijakan nonproliferasi untuk Timur Tengah tetapi tetap mendukung perintah bungkam terkait program nuklir Israel di tengah konflik AS-Israel dengan Iran.

“Kita, dalam arti sesungguhnya, berperang berdampingan dengan sebuah negara yang program senjata nuklir potensialnya secara resmi ditolak untuk diakui oleh pemerintah AS,” tulis para anggota parlemen yang dipimpin oleh Joaquin Castro anggota Kongres AS.

“Munculnya risiko salah perhitungan, eskalasi, dan penggunaan senjata nuklir dalam situasi seperti ini bukan teoretis semata,” ungkap mereka, dilansir dari Antara.

Menurut Partai Demokrat, Kongres AS bertanggung jawab secara konstitusional dalam mendapatkan informasi lengkap terkait keseimbangan nuklir di Timur Tengah, risiko intensifikasi konflik oleh pihak manapun, dan perencanaan serta skenario darurat pemerintah dalam menghadapi situasi seperti itu.

Mereka menuntut uraian lengkap mengenai kemampuan senjata nuklir Israel, termasuk hulu ledak dan peluncurnya, kemampuan pengayaan, dan apa yang telah disampaikan kepada Washington mengenai garis merah Israel.

Diketahui bahwa Israel tidak membenarkan tetapi tidak menyangkap kepemilikan senjata nuklir, sedangkan Gedung Putih tetap bersikap ambigu terhadap program nuklir negara Zionis itu.

“Sikap ambigu AS terkait program nuklir Israel membuat kebijakan nonproliferasi yang koheren di Timur Tengah menjadi mustahil, bagi Iran, bagi Arab Saudi, dan bagi setiap negara lain di kawasan tersebut yang mengambil keputusan berdasarkan persepsi mereka tentang kemampuan negara-negara tetangga,” tulis para anggota Partai Demokrat.(ant/vve/kir/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Kamis, 7 Mei 2026
33o
Kurs