Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah meluas hingga 80 hektare pada Rabu (5/8/2026) petang sekitar pukul 17.49 WIB.
Gatot Soebroto Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jawa Timur mengatakan peristiwa karhutla tersebut muncul pertama kali di wilayah Watugede, Lumajang sejak Senin (3/8/2026) kemarin.
Namun karena kondisi musim kering dan faktor angin, membuat kebakaran semakin meluas hingga puluhan hekatre sampai hari ini.
“Kami mendapatkan informasi dari teman-teman TNBTS bahwasanya ada muncul titik api di atas Watugede wilayah Lumajang, karena memang bergerak terus apinya, dan hingga hari ini sudah sebanyak 80 hektar lahan yang terbakar,” ujar Gatot dikonfirmasi suarasurabaya.net, Rabu (5/8/2026).
Upaya pemadaman terus dilakukan petugas gabungan dari unsur BPBD, relawan, TNI dan Polri untuk menghentikan rambatan api. Berdasarkan pantauan petugas di lapangan, terlihat satu titik api di area Watugede dan dua titik api sekitaran Lautan Pasir Bromo.

NOW ON AIR SSFM 100

