Bencana dahsyat melanda kawasan perbatasan Nepal dan Daerah Otonom Tibet, China. Banjir bandang dan longsor yang menerjang wilayah tersebut menewaskan lebih dari 390 orang, sementara lebih dari 1.400 lainnya dilaporkan masih hilang.
Upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan sehari setelah bencana terjadi. Sejumlah laporan menyebut bencana tersebut kemungkinan dipicu runtuhnya gletser di kawasan pegunungan Himalaya.
Otoritas pariwisata Nepal, seperti dilansir Antara, Jumat (28/8/2026) mengatakan, sebagian orang yang masih hilang merupakan wisatawan asing dari lebih dari 30 negara. Mereka antara lain berasal dari India, Malaysia, Ukraina, dan Amerika Serikat.
Satu keluarga asal Jepang yang terdiri dari lima orang, termasuk anak-anak, juga dilaporkan hilang. Keluarga tersebut diketahui memasuki Nepal dari wilayah China dan diduga tengah melakukan perjalanan sebagai bagian dari sebuah tur.
Kedutaan Besar Jepang di Kathmandu telah meminta otoritas Nepal membantu pencarian keluarga tersebut.

NOW ON AIR SSFM 100

