Rabu, 7 Oktober 2026
Merawat Bumi Majapahit

Disnakertrans Jatim Dorong Calon Pekerja Migran Berangkat Lewat Jalur Resmi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Kiri-Kanan: Sigit Priyanto Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Yuswanto Koordinator Tim Kerja Substansi Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Erivina Lucky Kristian Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (PPLN) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur ketika mengudara di Radio Suara Surabaya, Rabu (7/10/2026). Foto: Bram suarasurabaya.net

Ia mengatakan PMI juga berkontribusi terhadap perekonomian melalui devisa yang dikirimkan ke Indonesia. Namun, pemerintah masih menghadapi tantangan berupa masyarakat yang memilih berangkat bekerja ke luar negeri melalui jalur tidak resmi.

Menurut Sigit, sebagian masyarakat masih memiliki anggapan bekerja ke luar negeri secara informal dapat menjadi pengalaman. Padahal, keberangkatan tanpa prosedur resmi membuat pekerja lebih rentan menghadapi berbagai persoalan.

“Harapannya untuk pemerintah Republik ini biar tidak risiko juga yang informal bekerja di luar negeri, rawan TPPO, trafficking, macam-macam risiko,” katanya.

Sigit mengatakan pemerintah terus mendorong pergeseran penempatan PMI dari pekerjaan informal menuju pekerjaan formal. Salah satunya melalui kebijakan dan regulasi yang mengatur penempatan pekerja migran.

Ia mencontohkan kebutuhan tenaga kerja formal di luar negeri, seperti sektor konstruksi dan tenaga perawat, yang dinilai lebih memberikan kepastian dibandingkan pekerjaan rumah tangga.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 7 Oktober 2026
32o
Kurs