Minggu, 8 November 2026

DLH Surabaya Catat Ada 47 Kursi Taman yang Hilang Dicuri sejak 2016

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Satpol PP Surabaya saat menemukan aset kursi taman milik pemkot di tempat penadah curian. Foto: DLH Kota Surabaya

“Selain memang dia berat, kita juga pasang ya ada semacam las yang kunci yang kita di kaki. Selain itu kita pakai baut ya yang kita pakai drat untuk kita kunci. Ada juga yang di las. Untuk menjaga supaya kursi itu jangan diambil ya tidak bergeser. Tapi kenyataan juga yo diambil (dimaling), ngambilnya pake las motong,” beber Fikser saat on air di program talkshow Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat (7/8/2026).

Ia juga mengungkapkan, laporan pencurian aset pemkot tidak hanya terjadi di taman, tetapi juga di sejumlah ruang publik, contohnya kawasan sepanjang Sungai Kalimas.

M. Fikser (tengah) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya dan Irna Pawanti (kiri) Plt. Kepala Satpol PP Kota Surabaya soal asetmilik Pemerintah Kota Surabaya yang dicuri maling, mulai lampu, kabel, hingga kursi taman saat mengisi program talkshow Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat (7/8/2026). Foto: Billy suarasurabaya.net

Ia menceritakan lampu lilit yang dipasang untuk menghias pepohonan dan tepi sungai kerap dicuri bersama kabelnya. Panjang kabel yang hilang bahkan dapat mencapai puluhan meter dalam satu kali kejadian.

“Lampu lilit itu kita pasang juga di Kalimas, di taman-taman. Itu hilang diambil. Kabelnya juga diambil semua. Hilangnya bukan satu meter, tetapi puluhan meter. Nah itu hilangnya yang di pinggir sungai, di pohon-pohon untuk jadi bagus,” kata

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Gundukan Kerikil di Bratang Binangun

Truk Terguling di Menjelang Sembayat

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Surabaya
Minggu, 8 November 2026
31o
Kurs