Jumat, 3 Juli 2026

DSDABM: Proyek di Jalan Moestopo Mendesak untuk Tangani Masalah Genangan Karang Menjangan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kepadatan arus lalu lintas di Jalan Prof. Dr. Moestopo, Surabaya dikarenakan adanya pengerjaan proyek saluran. Foto: Agus Toha via WA SS

Adi menjelaskan, air dari kawasan tersebut perlu ditarik menuju rumah pompa dan dialirkan ke Kali Jeblokan. Karena itu, pembangunan saluran baru melalui box culvert di Moestopo dinilai mendesak.

“Salah satunya nanti ya juga dampaknya pada waktu pengerjaan saluran yang akan menyebabkan kemacetan yang ada di Moestopo. Mau enggak mau genangan yang ada di situ harus kita tarik di rumah pompa Darmahusada supaya kita larikan ke Kali Jeblokan seperti itu,” ujarnya.

Saat ditanya soal lamanya durasi pengerjaan proyek tersebut yang diprediksi baru selesai September hingga Oktober mendatang, Adi Gunita mengatakan karena memang ada pembatasan jam kerja.

Pembatasan jam kerja itu dilakukan setelah DSDABM berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian. Sebab, pengerjaan box culvert membutuhkan penggalian terbuka yang melibatkan alat berat dan truk pengangkut material.

Jika pekerjaan dipaksakan pada jam sibuk pagi atau siang hari, kemacetan di kawasan Moestopo dikhawatirkan semakin parah. Apalagi kawasan itu menjadi akses penting menuju rumah sakit dan dilalui ambulans serta pasien yang berobat ke RSUD Dr. Soetomo.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Jumat, 3 Juli 2026
32o
Kurs