Festival Pasar Seni bertajuk Rupo Jiwo yang digelar hari ini, Rabu (6/5/2026), oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Seni Rupa dan Seni Rupa Murni Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), diselenggarakan sebagai wadah apresiasi karya seni sekaligus ruang berkegiatan bagi mahasiswa.
Miftakhul Risma Fauziah Ketua Pelaksana Festival Pasar Seni menjelaskan, festival itu tidak hanya menjadi ruang pameran karya, tetapi juga memfasilitasi mahasiswa pelaku UMKM untuk berpartisipasi melalui berbagai tenant.
“Acara ini kami adakan sebagai wadah untuk mengapresiasi para seniman, khususnya mahasiswa seni rupa. Selain itu, kami juga membuka kesempatan bagi teman-teman yang memiliki usaha seperti handicraft dan makanan untuk berjualan di sini.” ujar Risma.

Festival Pasar Seni baru mulai diselenggarakan pada tahun lalu yang mengangkat tema bernuansa musim panas. Sedangkan tahun ini mengusung tema budaya Jawa sebagai bentuk inovasi sekaligus upaya mengingat dan menghargai kebudayaan lokal.
“Untuk yang tahun sekarang kita ingin memberikan inovasi, mungkin dari temanya kita bikin karena menghargai kebudayaan juga, jadi kita inginnya tuh bikin kayak tema Jawa gitu.” ungkapnya
Risma menyebutkan bahwa karya yang dipamerkan berasal dari mahasiswa seni rupa berbagai angkatan, tidak hanya mahasiswa baru.
“Kami juga menargetkan tidak hanya angkatan 25 saja, jadi angkatan 24, 23, 22 juga boleh kalau mau submit karya.” jelasnya.

Meski demikian, panitia mengaku sempat menghadapi beberapa kendala dalam proses persiapan acara, terutama terkait koordinasi antar divisi karena dekat dengan masa libur hari raya.
“Karena bertepatan dengan hari raya, kami juga menghargai waktu teman-teman bersama keluarga, jadi koordinasi sempat agak sulit di bagian timing.” tambah Risma.
Antusiasme pengunjung yang hadir menjadi kesan tersendiri bagi para panitia. Dia mengaku senang melihat banyak mahasiswa yang sudah menunggu acara dimulai.
“Impresinya ke saya tuh karena kan emang kita juga ngebut banget ngerjainnya jadi kayak setimpal sama usaha kita dari kemarin juga,” katanya.
Sama halnya dengan Muhammad Adam Firdiansyah selaku wakil ketua pelaksana festival ini yang berharap kegiatan ini dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.
“Kesannya tentu senang, dan semoga tahun depan acara ini bisa diadakan lagi,” ujar Adam. (rzl/ham/rid)
NOW ON AIR SSFM 100

