Pemerintah Kota Surabaya akan menggelar Festival Rujak Uleg yang merupakan rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 besok, Sabtu (9/5/2026) pukul 18.00 WIB. Tahun ini lokasi festival di Surabaya Expo Center (SBEC) Jalan Kusuma Bangsa atau area bekas Taman Hiburan Rakyat (THR).
Trio Wahyu Bowo Pelaksana Tugas (Plt) Dishub Kota Surabaya menjelaskan, ada dua lokasi parkir yang tersedia yaitu di gedung SBEC, dengan kapasitas 800 unit roda dua dan 450 unit roda empat. Lokasi kedua di halaman atau lapangan belakang yang mampu menampung 855 unit roda dua dan 421 unit roda empat.
“Total keseluruhan, area SBEC dapat menampung lebih dari 1.600 motor dan 850 mobil,” ujar Trio Wahyu Bowo, Jumat (8/5/2026).
Ia minta masyarakat tidak parkir di sepanjang Jalan Kusuma Bangsa, Jalan Tunjungan, maupun ruas jalan lainnya di sekitar area festival agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Kami meminta warga Kota Surabaya untuk tertib dan tidak parkir sembarangan di bahu jalan demi menjaga kelancaran arus kendaraan selama acara berlangsung. Manfaatkan fasilitas parkir luas yang sudah kami sediakan di dalam gedung dan lapangan SBEC,” ujar Trio.
Sementara Herry Purwadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya menambahkan, tahun lalu dihadiri sekitar 12 ribu pengunjung dengan perputaran ekonomi mencapai lebih dari Rp1,28 miliar, belum lagi dampak eksternal seperti transportasi, hotel, dan sektor jasa lainnya. Sementara tahun ini, jumlah pengunjung ditargetkan meningkat dengan konsep lebih atraktif.
“Tema tahun ini adalah Rujak Phoria, festival rujak yang dikemas untuk menyambut pesta sepak bola dunia. Keunikannya karena selalu menghadirkan tema berbeda setiap tahun dengan mengkolaborasikan seni tradisional, teatrikal, fashion modern, dan unsur sport,” kata Herry, Jumat (8/5/2026).
Tak hanya itu, festival tahun ini juga melibatkan 136 kelompok peserta yang masing-masing terdiri dari empat orang, serta 132 peserta lomba fashion tematik. Seluruh peserta akan tampil dengan kostum kreatif yang disesuaikan dengan tema Rujak Phoria.
“Melalui festival ini, kami ingin mengenalkan kekayaan budaya dan kuliner Surabaya kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan luar daerah maupun mancanegara,” tambahnya. (lta/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

