Di Indonesia, terdapat lima besar kanker yang paling banyak menyerang perempuan, dengan kanker payudara menempati urutan pertama dan diikuti oleh kanker serviks di urutan kedua. Selain kanker, penyakit lain seperti gangguan metabolik, diabetes melitus, jantung, hingga stroke juga mengintai seiring bertambahnya usia perempuan.
“Tapi yang menjadi perhatian saat ini adalah tingginya kasus kanker serviks, yang sebenarnya sangat bisa dicegah,” ungkapnya.

Menurut dr. Brahmana, kanker serviks disebabkan oleh virus HPV dan masa perkembangannya dari kondisi normal hingga menjadi kanker memakan waktu yang cukup lama, yakni lebih dari 10 tahun. Jeda waktu yang panjang ini seharusnya bisa dimanfaatkan untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini secara optimal.
Sayangnya, cakupan deteksi dini kanker serviks di Indonesia saat ini masih tergolong sangat rendah, yaitu berada di bawah angka 15 persen.

NOW ON AIR SSFM 100

