Sementara itu, Aan Anshori, Koordinator JANUR Jombang mengatakan bahwa inisiatif rumah singgah lintas iman tersebut lahir dari semangat keterbukaan dan kepedulian antarumat beragama di Jombang.
“Ini merupakan bentuk kontribusi nyata komunitas gereja di Jombang untuk memberikan kemudahan bagi siapa saja yang berkehendak baik menyukseskan Muktamar NU ke-35,” katanya.
Dari data yang dihimpun JANUR Jombang, hingga saat ini tercatat 47 muktamirin telah menempati tiga rumah singgah gratis tersebut. Mereka berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Barat, NTB, dan Kalimantan Tengah, dengan latar belakang mulai dari Banser, Muslimat, jurnalis, aktivis, hingga akademisi.
Para peserta menempati tiga lokasi, yakni Guest House GKJW Jombang, Pastori GKI Jombang, dan Guest House BAMAG di Dusun Weru, Desa Mojongapit.
Aan mengatakan, gerakan bersama tersebut menjadi cerminan semangat kebangsaan yang memperkuat posisi Jombang sebagai daerah yang toleran.

NOW ON AIR SSFM 100

