“Gerakan bersama ini menjadi cerminan nyata dari semangat kebangsaan yang menegaskan posisi Jombang sebagai Kota Santri sekaligus Kota Toleransi,” kata Aan.
Arhanuddin Salim, salah satu peserta muktamar, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Manado dan Dosen IAIN Manado memilih menginap di GKJW Jombang. Ia mengaku sengaja memilih untuk tinggal di rumah singgah milik gereja tersebut karena memiliki kedekatan dengan komunitas lintas iman di daerah asalnya.
“Saya penggiat lintas iman di Manado. Kebetulan kami juga ada jejaring lintas agama, lintas iman di Manado, jadi saya sudah biasa dengan gereja,” kata Arhanuddin.
Salim mengatakan sambutan yang diterimanya dari pengurus GKJW sejak awal berkomunikasi hingga kedatangannya di Jombang berlangsung baik.
“Menurut saya sangat membantu ya sebenarnya, bagi kami yang jauh dari Jombang, terutama yang dari Sulawesi,” tandasnya.(ris/bil/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

