Selain itu, ia mengatakan bahwa Gus Kikin juga dipercaya menjabat Penjabat Ketua PWNU Jawa Timur menggantikan KH Marzuqi Mustamar, kemudian terpilih menjadi Ketua PWNU Jawa Timur periode 2024-2029.
“Gus Kikin punya kemampuan yang lebih utuh, beliau juga seorang pengusaha, punya kekuatan di bidang jaringan untuk bagaimana membangun. Di media juga beliau pernah punya media televisi,” ujarnya.
Pengalaman memimpin organisasi dan mengelola pesantren, serta rekam jejak di dunia usaha, menjadikannya figur yang memahami dua dunia sekaligus, keumatan dan kebangsaan, spiritualitas dan ekonomi.
“Seorang pemimpin di Nahdlatul Ulama itu sebagai sebuah organisasi besar, maka tidak hanya dibutuhkan kapasitas keilmuan di bidang agama, tetapi juga harus punya kemampuan secara utuh di bidang manajerial, kemampuan jaringan, kemampuan membangun kekuatan NU secara ekonomi, pendidikan, maupun pergerakannya,” jelasnya.
Sementara itu, KH Abdul Matin Djawahir, Wakil Rais PWNU Jatim menegaskan bahwa penugasan tersebut murni keputusan bersama.

NOW ON AIR SSFM 100

