Setelah Pilih AHWA, NU Didorong Hidupkan Qanun Asasi dan Perkuat Kewirausahaan
Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:10 WIB
KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) saat menjawab pertanyaan awak media di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Foto: Risky suarasurabaya.net
Sementara terkait dirinya sebagai kandidat Ketua Umum PBNU, Gus Rozin mengaku telah berikhtiar secara maksimal dan tetap optimistis menghadapi proses pemilihan.
Namun, ia menegaskan apa pun hasil yang nantinya ditetapkan melalui mekanisme Muktamar harus dihormati.
“Kita berikhtiar secara maksimal. Kita optimistis. Tentu kita semua nanti wajib untuk menghormati apa pun hasilnya. Ini Nahdlatul Ulama. Kemenangan itu penting, tetapi bukan segala-galanya. Yang harus menang adalah Nahdlatul Ulama-nya,” pungkasnya. (ris/saf/ham)