Prabowo Subianto Presiden tiba di kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk menghadiri puncak peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 pada, Jumat (1/5/2026).
Dari pantauan tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tiba di kawasan silang Monas sekitar pukul 08.30 WIB. Kepala Negara yang mengenakan seragam safari berwarna krem dan celana hitam itu lebih dulu menyapa masyarakat dari atas kendaraan Maung Pindad sebelum turun dan menyalami para buruh yang telah memadati lokasi acara.
Selanjutnya, Presiden langsung menuju panggung utama yang kemudian disambut meriah massa buruh, diiringi penampilan grup band Tipe-X yang memeriahkan peringatan May Day tahun ini.
Dalam momen tersebut, Prabowo tampak melemparkan topinya ke arah massa buruh di bawah panggung. Tak hanya itu, ia juga terlihat berjoget mengikuti irama lagu “Kamu Nggak Sendirian” yang dibawakan Tipe-X. Aksi spontan tersebut langsung disambut sorak sorai para buruh yang hadir.
Dalam kegiatan itu, Prabowo Presiden didampingi sejumlah pejabat negara, di antaranya Sufmi Dasco Ahmad Wakil Ketua DPR RI, Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara, Teddy Indra Wijaya Sekretaris Kabinet, Yassierli Menteri Ketenagakerjaan, serta Afriansyah Noor Wakil Menteri Ketenagakerjaan.
Turut hadir pula Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup yang juga menjabat Ketua Umum KSPSI, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo Kapolri, serta Muhammad Qodari Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
Dari kalangan serikat pekerja, hadir Andi Gani Nena Wea Presiden KSPSI dan Said Iqbal Presiden Partai Buruh yang juga Presiden KSPI.
Peringatan Hari Buruh 2026 mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja”. Acara ini diperkirakan dihadiri sekitar 200 ribu buruh dari berbagai daerah, dengan mobilisasi mencapai sekitar 4.000 unit bus dan 20 ribu sepeda motor.
Sebelumnya, Muhammad Qodari Kepala Badan Komunikasi Pemerintah mengatakan, Presiden hadir untuk mendengarkan seluruh aspirasi serta tuntutan buruh.
Qodari menegaskan, posisi Pemerintah bukan bertentangan dengan buruh. Tapi, berdiri bersama buruh untuk mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai negara maju, makmur dan sejahtera. (bil)
NOW ON AIR SSFM 100

