Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Jawa Timur berencana menggelar aksi demonstrasi di Surabaya pada Rabu (17/6/2026).
Muhammad Aqomaddin Koordinator Wilayah BEM SI Jatim menyatakan, saat ini persiapan aksi masih terus dimatangkan, termasuk pembahasan teknis lapangan.
“Kami rencana aksi hari Rabu. Terkait kampus mana saja yang akan turun aksi, masih kita follow up pada konsolidasi lanjutan besok,” katanya saat dikonfirmasi suarasurabaya.net pada Senin (15/6/2026).
Terkait titik aksi, dia mengatakan sampai sekarang masih belum diputuskan. Menurutnya, hal itu akan dibahas lebih lanjut dalam rapat teknis lapangan.
“Untuk titik aksi akan kami bahas nanti pada saat teklap,” imbuhnya.
Dalam aksi tersebut, terdapat lima tuntutan utama yang akan disuarakan mahasiswa kepada pemerintah. Tuntutan pertama adalah menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Selain itu, mahasiswa juga mendesak pencabutan Undang-Undang (UU) Polri dan UU TNI yang menurutnya menuai kontroversi.
Lebih lanjut, isu ekonomi juga menjadi perhatian dalam aksi tersebut. BEM SI Jatim menuntut pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) serta mengambil langkah konkret untuk memperkuat nilai tukar Rupiah.
Kemudian, mahasiswa juga akan menyuarakan penolakan terhadap praktik militerisme.
Berikut lima tuntutan BEM SI Jatim dalam aksi 17 Juni:
1. Stop MBG dan KDMP
2. Cabut UU Polri dan UU TNI
3. Turunkan harga BBM
4. Tolak militerisme
5. Menuntut penguatan Rupiah.(ris/saf/rid)
NOW ON AIR SSFM 100

