“Datanya sangat teknis, jadi harus saya diskusikan dahulu dengan Dinkes Sidoarjo. Nanti kalau hasil summary-nya sudah keluar, akan saya sampaikan,” ungkapnya.
Adapun saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo telah menyerahkan hasil uji lab itu pada pihak kepolisian untuk menjadi pendukung investigasi terkait insiden keracunan.
“Hasilnya sudah kami sampaikan ke Polresta Sidoarjo,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pondok Pesantren Manbaul Hikam masih menghentikan sementara penerimaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan pesantren, setelah kasus gangguan kesehatan dialami ratusan santrinya usai mengonsumsi MBG tersebut.
Di tengah pemberhentian program MBG untuk evaluasi, KH Abdul Wahid Harun Pengasuh sekaligus Ketua Yayasan Pondok Pesantren Manbaul Hikam sempat menyampaikan usulan terkait perubahan tata kelola MBG kepada sejumlah pejabat pemerintah yang datang ke pesantren.

NOW ON AIR SSFM 100

