Jumat, 9 Oktober 2026

Hotspot Karhutla Kalimantan Selatan Fluktuatif, Pemerintah Ingatkan Respons Cepat

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Raja Juli Antoni Menteri Kehutanan mengecek lahan terbakar di sekitar kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, Minggu (23/8/2026). Foto: Antara

Data hotspot dalam sistem tersebut ditampilkan berdasarkan pemantauan sejumlah satelit, yakni NASA-MODIS, NASA-SNPP, dan NASA-NOAA20.

Data satelit itu digunakan untuk membantu petugas mengidentifikasi wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran.

Dilansir dari Antara, Raja Juli menyebut bahwa kondisi titik panas di Kalimantan Selatan saat ini cukup dinamis.

Jumlah hotspot dapat berubah secara signifikan dalam waktu singkat sehingga pemantauan tidak boleh dilakukan secara sporadis.

Berdasarkan data SiPongi, tercatat 157 titik panas di Kalimantan Selatan pada 21 Agustus 2026. Jumlah tersebut kemudian turun menjadi 11 titik pada Sabtu (22/8/2026) pukul 22.00 Wita.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 9 Oktober 2026
29o
Kurs