Selain itu, inflasi tingkat produsen atau Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat diperkirakan ikut melambat menjadi 6,2 persen pada Juni dari 6,5 persen pada bulan sebelumnya.
Menurut Ratna, perlambatan inflasi tersebut mengurangi ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat.
“Data inflasi yang melambat menurunkan ekspektasi potensi kenaikan suku bunga The Fed pada akhir bulan ini,” ujarnya.
Dari kawasan Asia, China mencatatkan kinerja perdagangan yang lebih kuat. Ekspor negara tersebut tumbuh 27 persen secara tahunan pada Juni 2026, meningkat dibandingkan 19,4 persen pada Mei. Impor juga naik menjadi 36 persen dari sebelumnya 27,4 persen.
Peningkatan ekspor dan impor mendorong surplus neraca perdagangan China menjadi 125,62 miliar dolar AS pada Juni, naik dari 105,43 miliar dolar AS pada bulan sebelumnya.

NOW ON AIR SSFM 100

