Meski demikian, investor masih menunggu rilis data produk domestik bruto (PDB) China kuartal II 2026 yang diperkirakan melambat menjadi 4,5 persen secara tahunan, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 5 persen pada kuartal pertama.
Dari dalam negeri, Bursa Efek Indonesia menambah kriteria baru dalam metodologi penyaringan saham dengan memasukkan indikator Price-Impact Ratio untuk mendeteksi saham yang berpotensi memiliki konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC).
Melalui indikator tersebut, BEI akan memantau saham-saham yang mengalami lonjakan harga signifikan tetapi tidak didukung oleh aktivitas transaksi yang memadai.
Price-Impact Ratio merupakan perbandingan antara perubahan harga saham dengan tingkat velocity perdagangan, yakni rata-rata volume transaksi dibandingkan jumlah saham yang beredar di publik.
Saham dengan volume transaksi rendah namun mengalami kenaikan harga yang tinggi akan memiliki Price-Impact Ratio besar dan berpotensi masuk dalam kategori HSC.

NOW ON AIR SSFM 100

