Pezeshkian mengklaim pihak AS dalam pembicaraan sejauh ini juga menerima kenyataan soal perlunya kembali pada nota kesepahaman tersebut.
Ia menambahkan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran telah mencapai konsensus yang disebutnya “luar biasa” terkait kesepakatan itu. Sebanyak 12 dari 13 anggota disebut memberikan dukungan.
Pezeshkian mengatakan dalam periode ketika nota kesepahaman masih berjalan, sanksi dan blokade sempat dicabut. Negosiasi pelepasan dana Iran yang dibekukan juga mulai dilakukan, bersamaan dengan penyusunan rencana investasi senilai 300 miliar dolar AS.
Selain itu, sanksi perbankan dan petrokimia turut dicabut selama kesepakatan berlaku. Pada periode tersebut, Iran bahkan disebut mampu mengekspor hampir 90 juta barel minyak.
Teheran juga membahas rencana investasi dengan Qatar dan Uni Emirat Arab, tetapi proyek-proyek itu tidak dapat berjalan jika konflik terus berlanjut.

NOW ON AIR SSFM 100

