“Kawan-kawan kejaksaan juga harus menahan diri. Proses hukum harus menghormati hukum, taat pada proses. Kalaupun memang ada penyelidikan terkait itu sudah dilakukan oleh kawan-kawan kepolisian, ini juga harus taat. Ikuti proses seperti itu,” ujarnya.
Bambang menambahkan, transparansi penting agar kasus tersebut tidak dipersepsikan sebagai saling serang antar-institusi negara. Menurutnya, publik harus melihat perkara ini sebagai bagian dari pemberantasan korupsi, bukan sebagai konflik antara Polri dan Kejaksaan.
“Kawan-kawan kepolisian harus segera melakukan prosedur secara cepat dan cermat ya dan segera membuka secara transparan apa yang sebenarnya terjadi dengan penggerebekan kemarin. Siapa aktor-aktor yang akan ditersangkakan kemudian pasal-pasal apa yang dikenai pada mereka ini harus jelas agar tidak isunya tidak berkembang hanya sekedar saling serang antar dua institusi negara,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat tetap mengawal proses hukum secara proporsional. Dukungan publik, kata Bambang, seharusnya diarahkan pada pemberantasan korupsi, bukan pada dukung-mendukung institusi tertentu.
“Sementara masyarakat lagi-lagi kita bersama-sama untuk mendukung pemberantasan korupsi, tidak saling menghujat dukung mendukung institusi,” pungkasnya. (bil/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

