Kamis, 13 Agustus 2026

Jelang Muktamar NU, Kiai Asep: Jangan Ada Udang di Balik Batu dan Politik Uang

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Prof. Dr. KH Asep Saifuddin Chalim Ketua Umum PP Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) saat ditemui di Kantor JKSN, Surabaya, Rabu (12/8/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net

“Saya ndak mau melakukan itu semua, karena tidak boleh dengan cara begitu. Tetapi ada orang yang memodali di balik mereka. Yang kepingin bahwa Indonesia ini hancur. Ditiadakan kelompok penopang ini,” tuturnya.

Selain isu politik uang, Kiai Asep mengingatkan berbagai pihak untuk menjaga mekanisme pemilihan secara jujur dan adil.

Dia bahkan mengungkap pengalaman curangnya pemilihan ketua umum yang pernah terjadi dalam Muktamar NU di Jombang pada 2016.

Kiai Asep berharap Muktamar NU nantinya menghasilkan kepemimpinan yang mampu menjaga NU sebagai organisasi para ulama dan menjadi penopang kehidupan bangsa dan negara.

“Kemudian, jangan sampai ada pemilihan, yang memilih bukan orangnya. Ini pernah terjadi ketika di Jombang dulu. Di alun-alun itu, yang nyoblos itu bukan orang yang ada di luar-luar itu suruh masuk suruh nyoblos. Saya tahu sendiri. Saya nonton di luar dengan Gus Solah pada waktu Muktamar Jombang yang dulu,” tandasnya.

Sekedar diketahui, proses Muktamar NU ke-35 akan diselenggarakan di Pondok Pesantren Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang pada 27-31 Agustus 2026.(wld/rid)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Kamis, 13 Agustus 2026
26o
Kurs