“Keamanan, polisi dan TNI tentu menolak atau berusaha agar tidak terjadi kerusuhan dan apalagi pengibaran bendera. Tidak terjadi konflik,” katanya.
JK menilai dinamika tersebut lebih berkaitan dengan persoalan internal kelompok di Aceh daripada bentuk penolakan terhadap pemerintah pusat.
Ia menyebut terdapat kelompok tertentu yang masih merasa tidak puas terhadap kepemimpinan di daerah.
“Ini adalah ekspresi antara ketidaksenangan dan juga keinginan yang masih ada kelompok-kelompok, walaupun kecil, tetapi dapat memprovokasi masyarakat di sana,” ungkapnya.
JK juga menyoroti kondisi kepemimpinan Aceh ketika peristiwa tersebut berlangsung. Muzakir Manaf Gubernur Aceh disebut sedang berada di Kuala Lumpur untuk menjalani pengobatan, sedangkan Malik Mahmud Wali Nanggroe Aceh berada di Penang untuk menjalani pengobatan.

NOW ON AIR SSFM 100

