Jumat, 2 Oktober 2026

JK Sebut Perdamaian Bawa Kemajuan Aceh, Minta Konflik Baru Tak Terjadi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Muhammad Jusuf Kalla Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI bersiap memberikan orasi dalam acara Aksi Akbar Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina di Monas, Jakarta, Minggu (5/11/2023). Foto : Antara

Ia menyebut masyarakat lebih berkepentingan mempertahankan perdamaian yang telah memberikan perubahan positif.

“Rakyat Aceh selalu ingin damai dibanding dengan kejadian pada konflik itu. Perdamaian ini telah membawa kemajuan, ekonomi masyarakat berkembang lebih baik, kebebasan, pendidikan, dan sosial jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” jelas JK.

Ia juga menilai berbagai pernyataan yang muncul tidak menunjukkan adanya penolakan terhadap pemerintah pusat. Menurutnya, persoalan lebih mengarah pada ketidakpuasan terhadap kelompok atau pemimpin di tingkat lokal.

“Tidak ada yang mengarah ketidaksenangan kepada pemerintah pusat, tapi ketidaksenangan kepada yang memimpin mereka sendiri. Itu yang terjadi,” kata JK.

JK berharap masyarakat Aceh dapat mengambil pelajaran dari perjalanan perdamaian selama 21 tahun. Menurut dia, kesepakatan damai Helsinki telah memberikan ruang lebih besar bagi Aceh untuk membangun daerah melalui berbagai kewenangan dan dukungan pemerintah.

“Ini masa di mana otonomi khusus telah diberlakukan dibanding daerah lain. Ada dana otsus, dana ekonomi, dan hak-hak yang diperoleh jauh lebih baik dibanding banyak daerah,” ujar JK. (ant/saf/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 2 Oktober 2026
33o
Kurs