BPBD Jatim Kirim Tim Reaksi Cepat ke NTT Pascagempa M7,7
Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:00 WIB
Ilustrasi - Muhammad Jusuf Kalla Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI bersiap memberikan orasi dalam acara Aksi Akbar Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina di Monas, Jakarta, Minggu (5/11/2023). Foto : Antara
“Jadi hampir tidak ada pimpinan yang berpengaruh berada di Banda Aceh pada saat ini. Hanya wakil gubernur dan tentu pihak kepolisian,” ujarnya.
Menurut JK, selama dua dekade pascaperdamaian, Aceh banyak dipimpin oleh tokoh-tokoh yang sebelumnya berasal dari kelompok yang terlibat dalam konflik. Mereka kemudian mendapatkan mandat masyarakat melalui proses demokrasi.
Pemerintah pusat, kata JK, menghormati pilihan politik masyarakat Aceh tersebut sebagai bagian dari proses demokrasi.
“Namun mungkin ada ketidakpuasan dalam hal ini, maka terjadilah kejadian tadi,” katanya.
JK menegaskan, dinamika tersebut tidak seharusnya dipandang sebagai gambaran keinginan mayoritas masyarakat Aceh.