“Kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas insiden ini serta permohonan maaf kepada pelanggan atas keterlambatan perjalanan kereta api yang terjadi. Keselamatan merupakan prioritas utama KAI, sehingga setiap kejadian yang berpotensi memengaruhi operasional akan ditangani sesuai prosedur guna memastikan sarana, prasarana, dan jalur rel berada dalam kondisi aman sebelum perjalanan kereta api kembali dilanjutkan,” ujar Mahendro.
Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan kerusakan pada rangkaian kereta maupun infrastruktur perkeretaapian.
Pada pukul 07.34 WIB, jalur hulu dan hilir di lintas Benowo–Kandangan dinyatakan aman untuk dilalui sehingga perjalanan kereta kembali beroperasi sesuai prosedur.
Akibat insiden tersebut, KA 438 Commuter Line Blorasura mengalami keterlambatan sekitar enam menit. Setelah proses penanganan selesai, operasional kereta api di lintas Benowo–Kandangan kembali berjalan normal.
KAI Daop 8 Surabaya mengingatkan masyarakat agar tidak berada maupun beraktivitas di jalur rel karena area tersebut merupakan kawasan terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional perkeretaapian.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak memasuki ataupun beraktivitas di jalur rel. Kepatuhan terhadap aturan keselamatan merupakan tanggung jawab bersama untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, serta lancar,” tegas Mahendro. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

