Kamis, 15 Oktober 2026

Kemenhut Turunkan Tim Ahli Dalami Dugaan Pidana Karhutla Bromo

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
PPNS Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Kemenhut mendampingi tim ahli bersama Polisi Kehutanan TNBTS mengambil sample tanah di lokasi terdampak karhutla yang terjadi di Gunung Bromo, Sabtu (29/8/2026). Foto: Antara

Pengambilan sampel juga didampingi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Gakkum Kehutanan dan Polisi Kehutanan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Tim mengambil sampel dari lima titik atau plot. Sampel yang dikumpulkan meliputi tanah komposit, tanah utuh, tumbuhan yang tumbuh di atas lahan terbakar, hingga arang sisa kebakaran.

Pada salah satu titik, tim juga mengambil tanah dari area yang tidak terbakar untuk dijadikan pembanding. Seluruh sampel itu selanjutnya akan diperiksa di laboratorium.

“Keterlibatan ahli diperlukan untuk memberikan data yang mendukung proses penyelidikan. Pengambilan sampel itu merupakan bagian dari proses penyelidikan,” ujar Aswin.

Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya digunakan untuk mengetahui dampak kebakaran secara lebih jelas sekaligus menjadi bagian dari proses pembuktian. Data itu juga akan menjadi dasar bagi penyidik menentukan langkah hukum selanjutnya.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Kamis, 15 Oktober 2026
30o
Kurs