Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia membuka seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.
Pengumuman seleksi disampaikan pada Minggu (23/8/2026), sedangkan pendaftaran akan dibuka mulai Selasa (25/8/2026) pukul 13.00 WIB dan berlangsung hingga 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Puji Raharjo Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah mengatakan, seleksi dilakukan untuk mendapatkan petugas yang profesional, kompeten, berintegritas, serta memiliki orientasi kuat terhadap pelayanan jemaah.
“Petugas haji bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi menjadi wajah pelayanan negara kepada jemaah. Karena itu, integritas, kompetensi, dan komitmen melayani menjadi hal utama dalam seleksi ini,” ujar Puji di Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Pada seleksi PPIH Kloter, formasi yang dibuka yakni Pelaksana Bimbingan Ibadah Kloter.
Sementara itu, formasi PPIH Arab Saudi mencakup sejumlah bidang pelayanan, yaitu akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, Media Center Haji, serta pelayanan bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Calon petugas wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum. Di antaranya berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), beragama Islam, sehat jasmani dan rohani, memiliki integritas serta rekam jejak yang baik, dan tidak sedang menjalani proses hukum pidana.
Peserta juga harus memiliki dokumen kependudukan yang sah, kepesertaan aktif BPJS Kesehatan, serta mampu mengoperasikan komputer atau perangkat gawai.
Selain persyaratan umum, beberapa formasi memiliki ketentuan khusus. Persyaratan tersebut meliputi batas usia, pengalaman atau sertifikat pembimbing ibadah, sertifikat kompetensi wartawan untuk formasi Media Center Haji, serta pengalaman dalam memberikan pelayanan kepada lansia dan penyandang disabilitas.
Tahapan seleksi PPIH haji 2027 akan dilakukan secara bertahap, mulai dari verifikasi dokumen, Computer Assisted Test (CAT), Medical Check Up (MCU), hingga penetapan peserta yang berhak mengikuti pendidikan dan pelatihan.
Pelaksanaan CAT dijadwalkan pada 5 September 2026. Peserta yang dinyatakan lolos seluruh tahapan selanjutnya akan mengikuti proses pendidikan dan pelatihan sebagai bagian dari persiapan pelayanan jemaah haji 1448 H/2027 M.
Puji menegaskan seluruh rangkaian seleksi tidak dipungut biaya. Kementerian Haji dan Umrah juga mengingatkan peserta agar mewaspadai pihak yang menawarkan bantuan atau menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Tidak ada biaya dalam proses seleksi ini. Jangan percaya kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan. Seleksi harus berjalan bersih, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Puji.
Pendaftaran seleksi PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi dilakukan secara daring melalui laman petugas.haji.go.id.
Calon peserta diminta membaca seluruh persyaratan sebelum mendaftar dan memastikan dokumen yang diunggah sesuai ketentuan. (saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

