Sabtu, 11 Juli 2026

Kemitraan Global Perguruan Tinggi Didorong Menghasilkan Riset dan Inovasi

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Forum akademik internasional Walailak University International Day (WUiDAY) 2026. Foto: Untag Surabaya

Kerja sama internasional antarperguruan tinggi dinilai tidak lagi cukup diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), tetapi harus menghasilkan program yang memberikan manfaat nyata bagi akademisi, institusi dan masyarakat.

Pandangan tersebut disampaikan Sumiati Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya saat menjadi pembicara dalam Walailak University International Day (WUiDAY) 2026 di Walailak University, Thailand.

Dalam forum akademik internasional tersebut, Sumiati menekankan pentingnya strategi membangun kemitraan global melalui penguatan kualitas akademik dan kolaborasi internasional.

Menurutnya, kemitraan tidak dapat dibangun hanya melalui kesamaan kepentingan atau penandatanganan dokumen kerja sama, melainkan harus memiliki dampak nyata.

“Yang jauh lebih penting adalah bagaimana setiap perguruan tinggi menghadirkan kontribusi melalui riset, publikasi ilmiah, inovasi pembelajaran, serta pengembangan sumber daya manusia. Dari situlah akan tumbuh kepercayaan yang menjadi dasar lahirnya kolaborasi jangka panjang,” terangnya, pada Sabtu (11/7/2026).

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Sabtu, 11 Juli 2026
27o
Kurs