Langkah ketiga adalah melakukan investigasi menyeluruh terhadap penyebab kebakaran bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Menurut Djoko, investigasi harus mampu mengungkap sumber awal kebakaran, apakah berasal dari dek kendaraan, ruang mesin, atau faktor lain.
Selain itu, audit terhadap manifest penumpang dan kendaraan juga perlu dilakukan dengan mencocokkan data resmi dengan kondisi aktual saat kapal berlayar.
Ia juga mengingatkan pentingnya mitigasi dampak lingkungan sebagai langkah keempat. Pemerintah diminta menyiapkan tim tanggap darurat tumpahan minyak untuk mengantisipasi kemungkinan kebocoran bahan bakar dari bangkai kapal yang berpotensi mencemari perairan Madura.
Selain itu, pemilik kapal harus segera menyusun rencana salvage atau pengangkatan bangkai kapal apabila keberadaannya mengganggu keselamatan pelayaran.
NOW ON AIR SSFM 100

